Surabaya — Kepercayaan dunia pendidikan tinggi terhadap Lembaga Pendidikan Al Falah Darmo Surabaya terus menguat. Setelah sepekan sebelumnya menerima mahasiswa magang dari UIN Sunan Ampel Surabaya, pada Selasa, 10 Februari 2026, Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah, Tutik Susilowati, S.S., M.Pd., kembali menerima kunjungan resmi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang dipimpin Prof. Dr. Wahono Widodo, M.Si. bersama mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan permohonan izin pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Berdampak, sebuah program strategis untuk menyiapkan calon pendidik yang profesional dan siap terjun ke dunia sekolah.

Dalam sambutannya, Direktur Al Falah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia sekaligus memperkenalkan ekosistem pendidikan Al Falah yang lengkap, mulai dari KB, TK, SD, SMP Al Falah Darmo Surabaya, SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo, hingga SMA Al Falah Darmo Surabaya. “Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang lebih luas, termasuk peluang dosen melakukan pengabdian masyarakat, serta membuka jalur komunikasi agar siswa SMA Al Falah dapat memperoleh informasi dan kesempatan melanjutkan studi ke UNESA,” ujarnya. Al Falah juga berharap para mahasiswa selama empat bulan ke depan mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya Islami sekolah serta menjadi teladan akhlak dan sikap positif bagi para siswa.

Sementara itu, Prof. Dr. Wahono Widodo, M.Si. menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Al Falah dipilih sebagai mitra karena dinilai mampu menjadi “kawah candradimuka” bagi mahasiswa calon guru. “Di sini mahasiswa kami tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga mengembangkan media ajar, menyusun perencanaan, serta membuat pelaporan kerja secara profesional. Mereka dididik sebagaimana dunia kerja yang sesungguhnya,” ungkapnya. Kolaborasi berkelanjutan dengan UINSA dan UNESA ini semakin menegaskan posisi Al Falah Darmo Surabaya sebagai lembaga pendidikan unggulan yang dipercaya, progresif, dan menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan Islam modern. (Ind